Jumat, 03 Mei 2013

Bab 1



2. Menurut Pendekatan jenis penelitian:
    1. Survey: dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data dari sampel populasi tersebut à ditemukan kejadian-kejadian relatif, distribusi, dan hubungan  antar  variabel.
    2. Ex post facto: meneliti peristiwa yang telah terjadi dan merunut ke belakang melalui data untuk menemukan faktor yang mendahului à jika x maka  y.
    3. Eksperimen: mencari pengaruh variabel tertentu terhadap variabel lain dalam kondisi terkontrol secara ketat.
d.      Naturalistik/kualitatif: meneliti pada obyek yang alami à lebih menekankan makna daripada generalisasi
e.      Penelitian Kebijakan: analisis terhadap masalah-masalah sosial yang mendasar, rekomendasi dalam bertindak praktis à sangat relevan bagi perencana.
f.        Penelitian Sejarah:  analisis logis terhadap kejadian masa lalu à data primer: orang yang terlibat/dokumen kejadian.
g.       Penelitian Studi Kasus: penelitian dengan karakteristik masalah yang berkaitan dengan latarbelakang dan kondisi saat ini dari subjek yang diteliti, serta interaksinya dengan lingkungan.
3. Menurut Tingkat Eksplanasi:
    1. Deskriptif: penelitian yang dilakukan terhadap variabel mandiri, tanpa membuat perbandingan/menghubungkan dengan variabel lain.
    2. Komparatif: penelitian yang bersifat membandingkan.
    3. Asosiatif: penelitian yang bertujuan mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih.
4. Menurut Jenis Data:
  1. Kualitatif à bersifat siklus, bukan linier, maka dilakukan secara berulang-ulang à makin lama penelitian akan makin fokus.
  2. Kuantitaif à paradigma positivisme yang bersifat logico-hypotheco-verifikatif (bersifat linier) dengan asumsi:
v  obyek/fenomena dapat diklasifikasikan menurut sifat, jenis, struktur, bentuk, warna, dsb.
v  Hub sebab-akibat (determinisme) à setiap gejala ada yang menyebabkan.
v  Suatu gejala tidak akan mengalami perubahan dalam waktu tertentu
Karateristik proses penelitian
  1. Harus sistematis - proses terstruktur.
  2. Harus logis - sehingga validitas internal secara relatif dapat dipenuhi.
  3. Harus empiris - harus obyektif, semua pihak memberi persepsi yang sama terhadap obyek penelitian.
  4. Mempunyai sifat reduktif - menerjemahkan realitas menjadi pernyataan yang bersifat konseptual.
  5. Bersifat replicable dan transmitable - mudah diulang dan dicek kebenarannya, serta mampu memcahkan masalah.
Bidang yang di teliti dalam bisnis
  1. Manajemen: sikap dan perilaku karyawan, MSDM, pengaruh perubahan demografis terhadap praktik manajemen, manajemem operasi produksi, formulasi strategi, sistem informasi, dll.
  2. Pemasaran: citra produk, iklan, promosi, preferensi konsumen, penjualan, distribusi, pelayanan purna jual, pengembangan produk baru, dll.
  3. Akuntansi: sistem, praktik dan prosedur kendali anggaran, metode biaya persediaan, biaya transfer, tingkat pemulihan kas, meteode pajak, dll.
  4. Keuangan: operasi keuangan perusahaan, rasio keuangan optimum, `merger dan akuisisi, keuangan antar perusahaan, perilaku pasar saham, dll.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar